Dari bentangan langit yang semu Ia, kemarau itu, datang kepadamu Tumbuh perlahan. Berhembus amat panjang Menyapu lautan. Mengekal tanah berbongkahan menyapu hutan ! Mengekal tanah berbongkahan ! datang kepadamu, Ia, kemarau itu dari Tuhan, yang senantia diam dari tangan-Nya. Dari Tangan yang dingin dan tak menyapa yang senyap. Yang tak menoleh barang sekejap. Puisi Emha Ainun Najib Antologi Puisi XIV Penyair Yogya, MALIOBORO, 1997
Perjalanan menuju Garis Akhir yang ditentukan oleh ALLAH. Belajar ikhlas dan menikmati perjalanan