Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Wiji Thukul

Kemerdekaan

kemerdekaan mengajarkan aku berbahasa membangun kata-kata dan mengucapkan kepentingan kemerdekaan mengajar aku menuntut dan menulis surat selebaran kemerdekaanlah yang membongkar kuburan ketakutan dan menunjukkan jalan kemerdekaan adalah gerakan yang tak terpatahkan kemerdekaan selalu di garis depan* Solo, 27-12-1988

Bunga & Tembok

Seumpama bunga
 Kami adalah bunga yang tak
 Kau hendaki tumbuh 
 Engkau lebih suka membangun Rumah dan merampas tanah Seumpama bunga
 Kami adalah bunga yang tak
 Kau kehendaki adanya
 Engkau lebih suka membanguN Jalan raya dan pagar besi  Seumpama bunga
 Kami adalah bunga yang Dirontokkan di bumi kami sendiri  Jika kami bunga
 Engkau adalah tembok itu
 Tapi di tubuh tembok itu telah kami sebar biji-biji Suatu saat kami akan tumbuh bersama Dengan keyakinan: engkau harus hancur! Dalam keyakinan kami Di manapun–tirani harus tumbang! Wiji Thukul

IBU

Oleh: Wiji Thukul ibu pernah mengusirku minggat dari rumah tetapi menangis ketika aku susah ibu tak bisa memejamkan mata bila adikku tak bisa tidur karena lapar ibu akan marah besar bila kami merebut jatah makan yang bukan hak kami ibu memberi pelajaran keadilan dengan kasih sayang ketabahan ibuku mengubah rasa sayur murah jadi sedap ibu menangis ketika aku mendapat susah ibu menangis ketika aku bahagia ibu menangis ketika adikku mencuri sepeda ibu menangis ketika adikku keluar penjara ibu adalah hati yang rela menerima selalu disakiti oleh anak – anaknya penuh maaf dan ampun kasih sayang ibu adalah sinar kegaiban tuhan mebangkitkan haru insan dengan kebajikan ibu mengenalkanku kepada tuhan