Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2012

Kata Melahirkan Duka

Kata lahir tersusun dalam darah mengalir, mengikuti arus kegelapan hati berdenyut, menembus bibir dan mulut menuntut keadilan. Dari tempat kelahiran yang ditinggalkan kehadirannya semakin menjauh tidak untuk pergi mengembara dan mati di perantauan. TKI, nasib hidupmu telah dipertaruhkan yang penuh kemiskinan, bukan pilihannya kepergiannya menjadi abu atau membatu. Orang-orang berlalu lalang kekuasaan datang dan pergi, silih berganti meninggalkan duka nestapa. Bumi pertiwi menyatu dengan air membeku bersama kata-kata kemerdekaan telah menjadi warisan persatuan jiwa semangat yang menghubungkan dengan mereka yang mati tanpa kuburan. Ketika suasana bergetar hati gemetar keberaniannya penuh pengorbanan batin menjerit solidaritas kemana? di masa kelam membias kepedihan marilah menjalin makna kata keadilan. Ah..bahasa manusia, yang terkumpul dalam katakata itu membercak cahaya gelombang panjang kemunafikan, turun-temurun kekuasaan anti rakyat diawetkan melalui komun

Bukuku

Ini buku yang kubaca