Perjalanan menuju Garis Akhir yang ditentukan oleh ALLAH. Belajar ikhlas dan menikmati perjalanan
Search This Blog
Memaki
Memakimu.... !!
Itu yang seharusnya kulakukan
Kala kau membunuhku
Dengan ketakjujuranmu ...
Memakimu...
Percayalah tak akan kulakukan itu
Justru kata cinta
Dan erat genggam tanganmu
Karena cinta
Bukan tentangmu padaku
Cinta adalah tentangku padamu....
Siang pertama di bulan puasa bukanlah penyebab bintik-bintik keringat yang mulai bermunculan di kening para mahasiswa. Penyebabnya adalah ujian lisan mata kuliah Psikologi Pendidikan, dan wajah Bu Esti, dosen penguji, yang dalam sekejap bisa mengubah bintik keringat itu menjadi tetesan. Satu julukan untuk Bu Esti: Dosen Tanpa Ampun Terlalu lurus, terlalu disiplin, terlalu kaku. Wajahnya datar nyaris tanpa ekspresi Tapi sorot matanya bisa melunturkan keberanian sebelum satu kata pun terucap. Beberapa mahasiswa yang mendapat giliran sehari sebelumnya dikabarkan kehilangan suara, bahkan ada yang keluar dengan mata merah mau menangis. Di depan ruang sidang, sebuah lorong panjang menjadi tempat para mahasiswa menunggu giliran. Suasana hening, kecuali beberapa bisik- bisik panik dan buku catatan yang dibolak-balik tanpa benar-benar dibaca. Pintu ruang sidang terbuka. Asisten Bu Esti muncul, menyampaikan pesan bahwa siapa pun yang siap, dipersilakan maju lebih dulu. Tak...
Comments