Skip to main content

Jangan Batalkan Cinta



Engkau mendengar bangsa ini memerlukan kemesraan
Maka engkau menelusuri nusantara
Mengakrabi setiap manusia
Merangkul alam dan segala hamba
Mengikat tali sejati persaudaraan


Tetapi engkau ditertawakan oleh kekuasaan
Engkau tersisih dari lingkaran persaingan
Dengarlah kubisikkan sesuatu ke telingamu
Sudah lama aku menjadi bagian dari dirimu

Aku ikut berdetak dengan jantungmu
Mengalir dalam darahmu
Kusyukuri gembiramu, kutangisi sedihmu
Tolong jangan ajak aku bunuh diri

Dengan mundur dari nikmatnya kemesraan ini



Emha Ainun Nadjib, 2006

Comments

Popular posts from this blog

Ujian Pertama di Bulan Puasa

Siang pertama di bulan puasa bukanlah penyebab bintik-bintik keringat yang mulai bermunculan di kening para mahasiswa. Penyebabnya adalah ujian lisan mata kuliah Psikologi Pendidikan, dan wajah Bu Esti, dosen penguji, yang dalam sekejap bisa mengubah bintik keringat itu menjadi tetesan.  Satu julukan untuk Bu Esti: Dosen Tanpa Ampun Terlalu lurus, terlalu disiplin, terlalu kaku. Wajahnya datar nyaris tanpa ekspresi Tapi sorot matanya bisa melunturkan keberanian sebelum satu kata pun terucap. Beberapa mahasiswa  yang mendapat giliran sehari sebelumnya dikabarkan kehilangan suara, bahkan ada yang keluar dengan mata merah mau menangis. Di depan ruang sidang, sebuah lorong panjang menjadi tempat para mahasiswa menunggu giliran. Suasana hening, kecuali beberapa bisik- bisik panik dan buku catatan yang dibolak-balik tanpa benar-benar dibaca.  Pintu ruang sidang terbuka. Asisten Bu Esti muncul, menyampaikan pesan bahwa siapa pun yang siap, dipersilakan maju lebih dulu.  Tak...

Ten Thousand Lifetime

I will search for you through a Thousand Worlds and Ten Thousands of a Lifetime . Until I find you 47 ronin

Kepingan

Dari kepingan kepingan tersisa Dari reuntuhan bangunan cinta Kubangun harapan harapan baru Tak mudah, tapi juga tak sulit Bersama kita bangun Gubuk hangat kasih sayang 24jan19